The Nutcracker and the Four Realms

karena hari gabut nunggu jeda ada masuk kuliah lagi, biar waktu lebih bermanfaat mari kita me-review film.

Jadi kira-kira di awal bulan kemaren, gua nonton salah satu film keluaran disney. Yup apalagi kalau bukan  Nutcracker and the Four Realms. Karena emang gua sendiri penasaran banget, dan emang waktu itu ga ada film lain yang tertarik buat gua tonton selain ini. yuk mari kita review!

Jadi disney uda lama banget nggak ngeluarin film dengan tema princess, terakhir itu adalah Beauty and The Beast. Yang rilisnya uda tahun lalu (2017). Tak dapat di pungkiri film keluaran disney dengan mengangkat tema putri kerjaan selalu saja bisa bikin kita nostagia ke masa kecil.
Film adaptasi dari The Prince Nutcracker (1990) dan dulunya film ini pernah ada versi film barbie-nya yakni Barbie in The Nutracker berhasil di angkat ke versi live action dengan konsep lebih modern, dan tentunya dengan tokoh yang menginspirasi.

Awal musim dingin menjadi waktu rilis film ini di Amerika. Di Indo sendiri film ini masuk indo sekitar awal november. Dengan genre fiksi(fantasy) film ini sukses menyuguhkan aksi petualangan seorang clara (mackanzie foy) sebagai pemeran utama yang pemberani menemukan kunci untuk membuka kado natal dari mendiang ibunya yang mengharuskan dia hinga tersesat ke negri empat alam.
Masuk ke dunia empat alam berdasarkan jalan  hadiah natal yang diberikan bapak baptisnya yakni Drosselemeyer, membuat clara menemukan suatu dunia yang baru. Dimana di dalamnya clara harus bertemu sosok-sosok bupati dari negri empat alam yang terdiri atas :  Land of Snowflake, Land of Flower, Land of Sweet dan negri terakhir yang telah diasingkan yakni Land of Amusement. Yang pada endingnya sosok bupati mereka yakni Mother Ginger menjadi penolong Clara beserta Philip dan pasukan tentara Nutcracker lainnya.
Menurut gue film ini secara garis besar penyajiannya mirip dengan film-film dongeng yang juga keluaran disney  seperti Alice in Wonderland, OZ. Diawal saat Clara yang mulai memasuki gerbang pintu menuju empat negri, bagian ini sangat mengingatkan gue dengan film The Chronicles of Narnia karya C.S Lewis yang juga sama-sama keluaran dari Disney.
Dengan alur twist (campuran) yang mudah di duga namun dugaan kita sangatlah berkebalikan dengan gambaran sebenarnya dalam film tersebut. Keseluruhan film berserta karakter yang sangat mendalami perannya film ini menurut gue berhasil mendapatkan nilai (9/10). Gambaran besar di awal dijelaskan bahhwa tokoh utama merasa ingin keluar dari lingkungannya untuk menemukan kenyamanan diri yang sebenarnya. Cerita yang sederhana tak banyak tambahan hal baru menjadikan point penting dalam film The Nutcracker and the Four Realms.
Ciri khas lain yang sangat jelas digambarkan adalah adanya mesin waktu dan beberapa komponen mekanik lainnya yang dibuat fantasy dengan sesuai negri dongeng. Karena sang tokoh utama begitu tertarik dalam dunia sains yang memang hal tersebut diturunkan dari mendiang Ibunya.

Banyaknya pesan moral ang di dampaikan pada film membuat sangat cocok unuk ditonton segala usia dan terlebih untuk anak-anak. Keberanian, cinta keluarga sangat digambarkan di setiap alur film. Satu minus menurut gue. Saat ditampilkannya degan adanya para pasukan tikus setelah clara berasil masuk ke negri empat alam membuat sebagian orang merasa jijik dan menggelikan teruntuk orang timur seperti kita yang telah menacap sterotip jelek pada binatang penggerat tersebut. Namun hal tersebut dapat diminimalisir ketka melihat suguhan visual lain seperti komponen-komponen penuh warna dari ke-empat negri yang amat baik dari film ini.

Soal budget tak perlu ditanyakan lagi, disney selalu maksimal dalam segala hal untuk pembuatan film yang ia rilis. Dalam hal ini tergambar jelas bagaimana visual dari adanya istana megah, hutan-hutan dan rintik salju, kostum mewah, pagelaran pesta dansa dan penari ballet yang sangat memanjakan mata.
Well, film ini menjadi rekomendasi dari gue untuk ditonton keluarga, terlebih pada kamu yang haus akan sains karena bener-bener bakal super duper worth it bangett!. So pesan terakhir yang gua dapatkan setelah menonton film ini. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru saja kamu kenal. Penasaran? silahkan tonton sendiri. huehehe

(Credit pict: by google, my insta story)

Comments