Memori


Tepat dihari Jumat yang lalu
Kuliah terakhir di semester tiga
Diakhiri dengan senyuman Indah
Dari sang Senja yang sempat ter-abadikan oleh kamera

Maka ku putuskan untuk sejenak merangkai kata
Yang nantinya akan menjadi titik-balik suatu peristiwa
Bukan tentang aku saja namun juga tentang dia
Iya, si dia

Desember minggu ketiga
Memikul berat akhir kata tugas final semua matakuliah
Soal penilaian pemaparan serta ujian praktikum yang datang secara bersama
Aku yang lemah ini, hanya bisa pasrah

Bukan soal berat
Tapi perihal pemikiran yang di pertanggung jawabkan
Soal materi yang telah di sampaikan
Ini perihal diri kita dengan adanya penerapan
Di dalam lingkup satu bidang yang saat ini berjalan
Secara keseluruhan

Namun,
Diantara himpitan deadline yang muncul setiap hari
Disela pusingnya memahami materi
Disetiap waktu yang ku lalui
Membawa perasaan untuk kembali pada satu memori

Aku ingat dulu ada seseorang yang selalu bertanya
Lewat sosial media
Berawal dari hobiku yang selalu memposting tugas kuliah lewat instagram story
Membuat dia akhirnya memberanikan diri
Untuk mengomentari

Kemudian komentar itu
Saling berlanjut--
Ntah hanya betegur sapa
Sampai ujungnya saling bercanda
Kadang tak ada awalan
Kadang aku yang tak membalas
Karena seringkali ketiduran

Deadline dan tugas ini kerap kali
Membawaku mengingat memori
Memang semua tugas mata kuliah makin rumit
Seiring naiknya tingkat

Tapi memori hanyalah memori
Kau tak lagi mengkomentari
Deadline-ku di semester ini
Beda arti

Kehilangan dia
Tanpa alasan
Tanpa kejelasan
Tanpa pemberitahuan

Jujur aku tak mampu sekejap untuk jadi lupa
Persoalan kenangan
Itu lebih berat dari pada adanya tugas atau laporan
Kamu kemana?

Aku rindu-





Comments