Sendirian.


Pernah nggak sih lo capek gara-gara lo ngerasa nggak ada satupun orang di dunia ini yang mau ngertiin lo. Pernah nggak sih lo capek karena lo  nggak dianggap hidup di lingkungan tempat lo tinggal atau nggak pernah nggak sih lo dicuekin orang-orang terdeket lo dan di mereka uda bersikap jaga jarak ke lo. Orang-orang yang awalnya respect alias peduli dan mau berteman dengan lo tiba-tiba mereka perlahan ninggalin, dan pernah nggak sih ngerasa kalo sedeket-deketnya lo dengan seorang temen pasti ada dititik dimana mereka lebih memilih ninggalin lo dan memiih untuk lebih mementingkan pribadinya sendiri. Dan itulah saat ini, gua merasakan pahitnya itu semua. Ntah kenapa gua heran apa yang salah dari diri gua, gua merasa semua menganggap gua itu nggak ada dari bagian mereka. 

Gua sadar gua bukanlah teman sempurna gua bukanlah wanita smart yang bisa kalian semua ajak belajar bareng mecahin soal sulit,bisa ngajarin dan ga pelit ilmu. Dan sudah pasti kalian bangga karena punya teman pinter. Dan gua pun sadar gua bukanlah teman yang berasal dari keluarga kaya yang bisa ngajak semua temen gua belanja sana-sini hidup dengan harta yang bikin kalian semua akhirnya segan dengan apa yang gua miliki. Gua sadar gua bukanlah orang yang asik bia membawa susana dengan adanya keberadaan gua kalian bisa enjoy the moment. Gua bukan orang yang lo bisa ajak bahas soal  cinta-cintaan bisa lo ajak ngebahas drama korea dan film romance, gua bukan orang yang suka dengan gosipan jaman sekarang sehingga lo ga bakal mudeng ngobrol perihal isu gosip baik di lingkungan maupun gosip yang sedang di bahas di berbagai media. Gua bukanlah orang yang jago ngelawak yang bikin kalian semua happy

Dan gua sadar apalah arti gua, gua yang punya nilai pas-pasan. Gua yang nggak bisa membawa diri gua sebagai seorang pribadi yang easy going. Gua yang sama sekali nggak suka jalan bareng rumpik kaya wanita-wanita normal. Gua yang pergi kemana-mana sendiri, mencari ini itu sendiri. Gua yang susah dimengerti jalan pikirannya, anak yang dingin, kaku dan cuman interseted sama topik-topik omongan yang katanya sok mikir. Gua bukan wanita yang bisa duduk diam manis pakai rok dan yang selalu bisa pakai flat shoes. Gua yang dari kecil lebih suka berteman dengan anak laki-laki, Gua yang uda dari kecil dicap tomboy, gua orang yang suka bodo amat terus gua manusia yang cuek parah ini bisa apa?
Selama ini kalo lo semua ngerasa gua ramah, gua nggak susah memperkenalkan diri ke orang, nyatanya itu berbeda. Hidup gua aslinya ansos parah, Gua seorang idealist, gua suka membuang-buang waktu secara percuma demi berdamai dengan pikiran gua sendiri. 
Lalu inilah gua, inilah yang bikin gua struggle dengan kehidupan gua. Capek, iya.

Apa yang harus gua lakukan ketika gua sendiri belum bisa berdamai dengan idealisnya pikiran gua, ditambah temen-temen lo ninggalin lo begitu aja, temen-temen yang lain punya urusan masing-masing. Dan doi lo menghilang begitu aja dengan konsekuensi gua harus benar-benar putus komunikasi dengan dia , orang tua lo sibuk dengan urusan pekerjaan. Gua tinggal jauh, gua hidup di kota orangdan gua sendiri. Iya gua berada di titik dimana gua bener-bener ngerasa sendiri gua bener-bener gak di peduliin, gua dihiraukan lingkungan. Gua capek asli, pusing.
Gua tukang ngeluh, tapi gimana apa yang harus gua lakukan.
Dimana tempat gua mengadu?
Gua harus mampu berdiri sendiri, 
Hidup itu sakit, hidup itu penuh luka
Rasanya gua sendiri, semua yang menimpa gua harus gua tanggung
Hidup gua penuh luka
Kaya dunia gua nggak ada bener-benernya
Keluarga gua nggak sepenuhnya hidup damai, tenang, sejahtera. Rumah gua penuh konflik, ntah kapan berakhirnya. Orangtua gua berbeda kadang gua iri ngelihat temen gua yang bisa quality time bareng ntah sekedar makan atau apalah ngumpul pokonya. Kalau buat gua itu hanya sebuah ketidak-mungkinan. Temen-temen gua sedikit gua sulit cocok dengan beberapa tipe orang. Dan sekalinya punya temen gua di tinggalin. Temen gua tiba-tiba bermuka palsu di hadapan gua. Gua nggak ahli dalam percintaan gua belum bisa membangun sebuah hubungan yang bisa mengerti seseorang. I hate to be depressed. ya-Allah

Ya allah gua harus gimana
Tiada tempat pengaduan terbaik selain kepadamu.

sendirian...sendirian.....sendirian.....sendirian.

Bapak aku kangen bapak, pak aku pengen pulang pak.
Anak kecilmu sekarang sedang berjuang keras sendirian 
Merintih karena sebuah sakitnya kehidupan.
Semoga aku bisa sekuat dan sesabar bapak
Ayo kuat bil kuat!

Comments