Kilas Balik

selamat ulang tahun ma, maaf kakak baru bisa beliin donat
Juni setelah lebaran gua memutuskan untuk arus balik dari kampung halaman buat kembali ke Sidoarjo ke rumah gua, ga kerasa gua uda sebulan banget menjalani liburan semesteran gua ini. Dan kesibukan gua cuman di rumah, I am back again for my normal life, yey homey its me. Zona nyaman kata orang-orang. Bisa kembali experimen di dapur bikin masak-masakan ga jelas, buka-bukain lagi buku lama gua, nonton tv iya nonton tv karena setahun kemarin di kosan gua bisa di bilang vaccum situation for watching tv channel. Simple karena di kosan gua nggak ada tv, hehehe...
ya sebulan itu gua isi dengan kegiatan itu itu aja, pengen sih keluar tapi gua gatau mau kemana otak gua itu sejatinya random banget beneran.
Well dari kepulangan gua setelah mudik gua akhirnya bisa menemukan satu kilas balik buat kehidupan yang sedang gua jalani saat ini.

Ketemu orang-orang banyak, bareng lagi sama saudara-saudara dan keluarga besar, sempet-sempetin nonton bareng temen lama, ya dari sini gua merasakan gua kembali lagi menjadi annisa salsabila yang dahulu kala. Dari berjalannya waktu penerimaan gua terhadap orang-orang ini berubah, ntah mengapa makin kesini gua punya prespektif berbeda soal orang-orang ini nggak hanya itu aja percieving gua pun gua ke mereka main kesini berubah total dari seorang diri gua yang dulu.

Kalo kalian semua tahu tentang MBTI (Myers Brigg Type-Indicator) gua belajar test itu, awalnya gua penasaran sama test psikologi untuk penentuan kepribadian seseorang. Nah alhasil ketemulah gua sama test yang satu ini. Gak lama akhirnya gua coba ikut tes dan hasilnya type mbti gua ini INFP-t. Nggak berhenti disitu gua makin kesini makin suka baca artikel yang berhubungan dengan mbti ini. Dari situ juga gua kebawa buat mempresepsikan seseorang yang ada di lingkungan gua dengan ilmu mbti yang gua peroleh dari membaca ilmu baru, ya singkat cerita gua suka menebak karakter orang-orang dan gua cocokan dengan tipe-tipe kepribadian yang ada di mbti personality.

Semua itu nggak ada yang sia-sia dari membaca artikel mbti dan menebak diam-diam personality seseorang jelas gua harus tau gimana gua bersikap serta menghadapi orang-orang disekeliling gua ini. Dari situ juga gua merasa bahwa diri gua yang dahulu bener-bener totally freaky annoying person banget...banget...bangett...

Gua sadar gua yang dulu bisa dibilang belum bisa menentukan sikap kepada sosial gua ntah itu seseorang yang gua ajak chatting atau berbicara. Jujur gua dulu cenderung lebay dan salah tingkah, ya karena gua ada saat itu mengedepankan cara bersikap gua dengan hanya menuruti ego, gua dulu belum punya ilmunya ketika gua belum membaca ini semua. 

Lagi-lagi membahas manusia itu nggak akan ada ujungnya, menjadi manusia seutuhnya membuat gua lebih bisa bersyukur gua bisa belajar dan mengenal, gua bersyukur selama ini ternyata ke-kepoan gua terhadap beberapa hal menjadikan gua pribadi yang observant terhadap sosial gua. 

Banyak juga yang bilang kalo bisa jadi perubahan prespektif maupun pola pikir itu sangat mungkin terjadi ketika seseorang sedang mengalami fase dimana dia menjadi dewasa. Semua itu bisa terjadi akibat pengalaman yang telah terjadi atau dialami masing-masing personal. I don't know why?kalau lu tanya gua teori yang sah itu seperti apa atau mungkin secara teoritis dan realita dengan pembuktian melalui penelitiannya seperti apa gua nggak tau karena gua nggak berada atau sedang study di jalur psikologi. Gua tau karena gua hanya membaca artikel di internet kadang jawaban seseorang di quora dan banyaknya sih di buku-buku random di toko buku gitu.

Bagaimana kita bisa memahami manusia, menurut gua itu semua tergantung bagaimana sikap kita. Semuanya yang serba versi kita, susah memang semua perlu belajar. Manusia ya manusia semua diciptakan berbeda. Gua nggak akan habisnya membahas perihal manusia karena gua sadar I get a sense since I was  a study in my college and starting new life in bogor, my weakness is having relationship with any other people, 

makin kesini makin gua merantau dan jarang ada kesempatan buat pulang gua menyadari kalau gua belum bisa membangun hubungan sosial yang baik dengan lingkungan gua, dengan sesama manusia.

Ntah kenapa gua merasa sangat sulit, stuck di tempat akan malah memperkeruh suasana. Banyak juga orang di luar sana bilang ntah itu temen  gua, saudara sampai guru ataupun dosen yang cukup gua kenal kalau sejatinya gua dalah orang yang cukup independen menjalani hidup. Tapi disisi lain gua perlu sosial, I think so bersosial dengan keadaan lingkungan seperti ini cukup susah and super duper challenging bro...

By The Way tanggal 26 juni banget adalah tanggal lahir ibu gua terimakasih telah mendampingi anakmu yang penuh kekurangan ini, tempat belajar pertama yang kakak kenal, terimakasih sudah sabar serta penuh perjuangan menghadapi kehidupan ini, semoga kehidupan mama dan kita semua, hari ini dan seterusnya membekaskan di dalamnya senyum ada hati yang kuat terbalut sejuk serta hangatnya sabar. [Al-anfal:46]
my strong woman my immortal love, my pride, my energy.. 
Tanpamu aku patah ma...


Terimakasih telah memabaca any other my chaostic, have a good day!
xoxo

Comments