How I Charge Myself


Hari ini lagi-lagi gua butuh banget nge-charge rumitnya pikiran gua. Ntah kenapa ketika kemarin-kemarin atau semingguan yang lalu semua kegiatan gua full di luar ada fieldtrip jurusan yang mengaharuskan gua aktif dan  have meet so many people. Kegiatan gua mengharuskan buat berkumpul dengan banyak orang. Seneng sebenernya bisa lengkap kumpul semua temen satu angkatan, observ industri bareng lalu liburan bareng. Tapi dari kegiatan full outdor dengan banyak orang yang membuat huru-hara sana-sini, kesana-kemari yang kemudian ber-ending dengan pikiran gua yang menjadi semerawut alias uringan-uringan, gua merasa pikiran gua tertarik. Struggle here I am allah held me! 

Gua nggak bisa tenang, bawaan apa-apa baper terus pengen nangis dan dari situ juga sering sekali membawa gua menjadi suka marah-marah ke diri gua sendiri. Dan pelarian terbaik yang saat ini gua lakukan adalah lari dari lingkungan kemudian menulis. Please write and you can relief, and I feel so' trust myself. So' don't worry.

Dengan pengalaman yang mengantarkan gua untuk mau memahami bagaimana maunya diri gua ini, bagaimana ternyata karakter pikiran yang seperti ini. Dan  dari situ makin kesini akhirnya gua dapat belajar untuk kembali sadar bahwa nggak akan ada tempat terbaik buat diri kita semua selain kembali ke atas sajadah.  I had realized ever about it!

Memohon ampun dan menghadap demi ridha serta meminta pertolongan pada-Nya. Oh allah bless us aamiin. Gua akuin itu adalah salah satu macam solusi terbaik yang gua dapatkan dari pengalaman hidup yang dialami ketika gua harus dilepas ke tempat yang cukup jauh dari orang tua dan juga merupakan salah satu saran terbaik dari Ibu gua tercinta yang berhasil membuat pengaruh besar ketika pikiran gua sedang berantakan. Iya sadar diri bahwa makin kesini jujur pikiran ini gua mudah berantakan. 

Surely he knows what is spoken openly and he knows what you hide, because Allah is enough for us Allah knows what is in every heart. 

Hal lain yang juga benar-benar ampuh yakni apalagi kalau bukan gua harus lari dari lingkungan berpindah mencari tempat sepi dan satu lagi gua harus sambil kembali menulis. Ya semua kegiatan itu membuat gua plog dan membuat keadaan gua lebih menjadi lebih baik.

Dan kali ini gua memilih mengasingkan diri membawa teman terbaik gua yang hampir 10 tahun setia menemani, siapa lagi kalau bukan notebook kesayangan gua si black. Iya notebook gua gua namain. Hari ini memutuskan keluar rumah dengan pergi ke sebuah tempat es kopi susu, yang sudah bejamur  membuka gerainya hampir di seluruh penjuru kota yang ada di Indonesia. Ya Kedai kopi Janji Jiwa jadi pilihan gua siang ini.

Buat kalian yang suka rumit pikirannya gua menyarankan bahwa kalian itu juga butuh men-charge your mind. Tujuannya yang paling gampang apalagi kalau biar meredakan beban, me-refresh diri serta yang nggak kala penting agar menghindari yang namanya gangguan mental, men-charge diri itu sekaligus mampu nge-save your mental health. 

Mungkin beberapa caranya bergantung dari personality kalian masing-masing. Ada yang mungkin lari keluar keseharian dengan jalan-jalan kembali alam back to nature its another option, either contoh lain kegiatanya bisa jadi ada yang lari nonton film kesukaan atau ngelakuin hobi semisal memasak atau mungkin berkegiatan dengan ikut terjun aktif dalam kegiatan sosial. Intinya nge-chare diri atau bahasa lainya setau gua itu adalah "Me Time" adalah salah satu hal yang penting, penting banget.

Jangan kalian sepelekan kalo diri kalian uring-uringan dengan diri sendiri, selesaikan dulu diri kalian lantas pekerjaan lain akan terselesaikan lebih baik nantinya. Serta saran dari gua kalau muslim jurus terampuh adalah kembalilah lari dan mendekatkan diri kepada sang pencita karena dia yang maha tau dan tau setiap rumit dan galaunya urusan serta pikiran setiap hambanya. Trust me it works!

Allah bless us, Aamiin..


xoxo



Comments