Berubah?

 Hello world!

Nulis dadakan kali ini di sponsori oleh wifi rumah hamba yang uda normal kembali *yeay*. Iya jadi beberapa minggu yang lalu ini wifi bener-bener gengges terus ditambah lagi perbaikannya yang lama, hhm,

at the end of the day, oke bil jadi mau cerita apa kali ini? 

Per-kehidupan gue di bulan ini sedih? hepi? biasa aja? udah kelihatan lah ya pasti banyakan ribet dan sedihnnya jelas. Diakhir bulan sebelumnya gue harus muter surabaya ujung demi sebuah sertifikat vaksin huehehe..., terus kegiatan satunya lagi alhamdullilah gue dapet kesempatan training langsung sama BPOM. Alhamdullilah

Diawal bulan uda ambyar parah karena dadakan patner kerja ada yang resign terus di jadwal uda ada audit yang sekarang uda mulai audit-audit onsite parah kan?, jadi persiapan harus dobel dobel lapangan dan dokumen harus seimbang at least yang paling krezi pula gue yang team-nya ini cuman dua orang harus dihadapkan dengan 4 orang auditor. Mana hamba seorang ini masih sangat amatiran, Kelar audit mari kita lanjutkan mengerjakan semua pendingan, setelah itu mari kita kembali menyelasaikan project yang juga belum selesai ini.

Per-Kehidupan after graduated ya walaupun gue sempet nggangur ga jelas beberapa bulan ditambah gatau arah mau ngapa-ngapain, after it tapi kalo dibanding sekarang gue bilang "me and my life totally change" dibilang berubah karena tanggung jawab yang ada semakin besar kadang kalo hayati ini udah buntu nggak bisa mikir rasanya pengen pindah dunia aja, 

Banyak yang bilang kalo dikondisi gue yang sekarang ini namanya "Post Graduation Blues" huehe...




Gue juga baru tahu kalo ada nih istilah orang lagi kena "Post Graduation Blues". Kalo gue ibaratin lebih ke- actually nobody told us that we will overthink every decision, big or small because we're now an adult. Terus disisi lain mikir "Baiklah saatnya kita mulai menjadi seutuhnya manusia" terus lanjut mikir-mikir terus mikir lagi berujung muncul pertanyaan ke diri sendiri  "How do I explain myself?" Ditengah-tengah dunia yang semakin salah fokus, ditengah-tengah orang-orang yang semakin tidak terkendali, belum lagi pandemi dan segala permasalahan dan keributan lainnya.

Kadang gue merasa hidup dengan di dunia yang feels like penuh dengan psycho, ngerasa mau gerak maju nggak bisa tapi mau mundur uda kepentok, ngerasa salah ke-setiap hal yang gue lakuin, ngerasa nggak pantes buat orang-orang yang menerima gue, ngerasa kok hidup gue isinya pusing nd ruibet gini ya? How complicated yourself Annisa Salsabila please. Gue mikir apakah pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena usia gue yang semakin menua? 

eventually sadar dari situ gue mulai menggurangi intensitas-intensitas ber-sosmed, mulai baca buku lagi, mulai ceklist-ceklist kegiatan kegiatan harian walaupun kadang gue kalo uda capek pasti banyakan tidurnya. HAHA

Ntah kenapa self healing orang-orang yang gue lihat harus sana kemari vocation, biar pikiran fresh at the same time kayanya itu nggak berlaku buat diri hamba yang akan memilih untuk sleeping dirumah, netflix, spotify playlist atau ga mentok-mentok masak-masak ga jelas, ehee...

You can do it and make it free with your own self guys, dont worry be hepii!

Ditengah keributan kondisi diri sendiri yang harus siap-nggak siap nerima keadaan baru, alias kondisi hidup yang mulai berbubah disisi lain hari-hari gue beberapa bulan kebelakang ini banyak diisi oleh orang-orang baru, alhasil terus muncul cerita baru. Terus salah satu kesimpulan yang bisa gue tarik, bersyukur bersyukur bil, berdoa-berdoa terus bil. Please do it better di setiap hal yang lo lakuin bil tapi jangan ambisius biar tau gimana caranya ikhlas *uda sok iye banget, ribet bye!

Terimakasih ya sudah membaca

Semoga kalian selalu dilimpahkan kesehatan dan rezeki yang berkah! Aamiin, 


Mari kita lanjut beres-beres terus tiduuur! good night!

Comments